Situbondo-Kabupaten Situbondo merupakam salah satu daerah di jawa timur yang di pesisir utara pulau jawa. selain memiliki sejumlah destinasi wisata yang menarik situbondo juga punya beragam kesenian dan kebudayaan.
misalnya Tari Landhung, yang menjadi ikon Kabupaten Situbondo. ada pula Keket, Remo Trisnawati.
untuk mengetahui lebih lanjut tentang budaya situbondo, simak informasinya sebagai berikut:
1. TARI LANDHUNG
Mengutip sebuah penelitian dari journal of lagnguage, Litrature and Arts, tari landhung diciptakan atas perintah Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto.
para seniman pun bersatu untuk menciptakan Tari landhung , ada 3 tingkatan tari landhung yakni landhung cengker, landhung anom, dan tari landhung.
landhung berarti memanjang yang menggambarkan panjangnya garis panati kabupaten Situbondo sebagai nelayan,petani, dan masyarakat pandalungan.
2. KEKET
2. KEKET
Keket berasal dari bahasa madura yang berarti bentuk perkelahian. dikutip dari buku tetangghun:Realitas, pengalaman dan ekspresi seni di situbondo yang disusun oleh Dewan Kesenian Situbondo, tradisi keket biasanya ditampilkan di tempat terbuka seperti lapangan.
Tradisi Keket diselenggarakan sebagai wujud syukur atas hasil panen masyarakat yang melimpah. sma dengan sumo di jepang, keket menggunakan kekuatan tubuh untuk menjatuhkan lawan,yaitu dengan melingkarkan lengan ke bagian tubuh lawan dan berusaha menekan lawan samapi jatuh.
sama seperti namanya, tari remo trisnawati diciptakan oleh seniman perempuan asal situbondo bernama trisnawati. tari remo trisnawati merupakan bentuk aktualisasi pengalaman panggung trisnawati yang di akumulasikan ke dalam berbagai gerakan tarian.
tari remo trisnawati mulai populer pada tahun 1981 melalui komunitas ludruk. dikutip dari studi jurnal jantra. gerakan tari remo trisnawati cenderung patah-patah agak kuat, lincah, serta ada sentuhan Tandhak Madura.



No comments:
Post a Comment